<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keliling Dunia &#187; Destination</title>
	<atom:link href="http://keliling-dunia.com/category/destination/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keliling-dunia.com</link>
	<description>Informasi seputar tujuan wisata, tips perjalanan, dan panduan bagi mereka yang ingin belajar atau bekerja di luar negeri</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Aug 2010 01:49:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gunung Merapi Sleman</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/gunung-merapi-sleman/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/gunung-merapi-sleman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 03:20:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[A. Selayang Pandang
Gunung Merapi (2911 meter di atas permukaan laut) merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif. Gunung ini terletak kira-kira 30 km di sebelah utara Kota Yogyakarta dan termasuk ke dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.
Gunung Merapi bertalian erat dengan mitos, kepercayaan, dan filosofi masyarakat Jawa, terutama masyarakat sekitar [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/gunung-avatar-di-cina/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gunung Avatar di Cina'>Gunung Avatar di Cina</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/festival-bunga-sansuyu-gurye-korea-selatan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Festival Bunga Sansuyu Gurye Korea Selatan'>Festival Bunga Sansuyu Gurye Korea Selatan</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/10-tempat-paling-menakjubkan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 Tempat Paling Menakjubkan di Indonesia'>10 Tempat Paling Menakjubkan di Indonesia</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-644" title="Gunung Merapi Sleman" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Gunung-Merapi-Sleman-150x150.jpg" alt="Gunung Merapi Sleman" width="150" height="150" />A. Selayang Pandang</strong></p>
<p>Gunung Merapi (2911 meter di atas permukaan laut) merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia yang masih aktif. Gunung ini terletak kira-kira 30 km di sebelah utara Kota Yogyakarta dan termasuk ke dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.</p>
<p>Gunung Merapi bertalian erat dengan mitos, kepercayaan, dan filosofi masyarakat Jawa, terutama masyarakat sekitar gunung tersebut. Hal ini digambarkan dengan garis imajiner yang menghubungkan antara Gunung Merapi dengan Laut Selatan (Samudera Indonesia) dengan Kota Yogyakarta sebagai titik pusat. Garis imajiner tersebut mempunyai dua aspek filosofis, yaitu jagat alit dan jagat ageng.</p>
<p>Jagat alit merupakan proses perjalanan kehidupan manusia sejak lahir hingga menghadap Yang Maha Kuasa. Tugu Yogyakarta merupakan titik di mana manusia dapat menyatu dengan Tuhan tatkala ia mampu menempuh kehidupan dengan benar dan “lurus”. Planologi Kota Yogyakarta menggambarkan makna dari filosofi tersebut melalui jalan yang membujur dari selatan ke utara. Namun, perjalanan kehidupan manusia tak lepas dari godaan kekuasaan dan kemewahan. Godaan kekuasaan digambarkan melalui kompleks Kepatihan, sedangkan godaan harta tergambar lewat pasar Beringharjo yang berada di sisi jalan antara Keraton dan Tugu Yogyakarta.</p>
<p>Jagat Ageng bermakna seorang pemimpin harus mengutamakan kepentingan masyarakat dan mementingkan hati nurani ketimbang nafsu kekuasaan. Pemimpin harus melandaskan kepemimpinannya dengan berdasarkan keyakinan kepada Tuhan. Artinya, tindakan memimpin mestilah berdasar pada apa yang diperbolehkan/diperintahkan dan dilarang oleh Tuhan. Oleh karena itu, makna dari garis imajiner tersebut adalah bahwa manusia dapat berada dekat dan menyatu dengan Tuhannya ketika ia sudah dapat memaknai hakikat hidup yang sebenarnya serta berperilaku sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Tuhan.</p>
<p>Gunung Merapi juga diliputi mitos sebagai kerajaan makhluk halus. Masyarakat percaya bahwa Gunung Merapi dijaga oleh Kiai Sapujagad, patih Kesultanan Mataram Islam pada masa pemerintahan Panembahan Senopati, yaitu Sultan Mataram Islam yang pertama. Namun, makhluk halus yang menghuni Merapi bukanlah makhluk yang jahat asalkan manusia senantiasa biasa menjaga dan menghargai Merapi sebagai entitas kehidupan. Atas dasar mitos tersebut, masyarakat di sekitar Gunung Merapi melakukan berbagai upacara, misalnya Upacara Labuhan yang diadakan setiap tahun oleh Keraton Yogyakarta, kegiatan sedekah gunung, selamatan, dan lain sebagainya.</p>
<p>Di luar makna filosofis yang menghubungkan keberadaan Gunung Merapi, Laut Selatan, dan Keraton Yogyakarta, Gunung Merapi merupakan fenomena alam yang memiliki keistimewaan tersendiri. Hingga saat ini, Gunung Merapi masih menjadi salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. Sejak meletus pada tahun 1548, Gunung Merapi sudah meletus 68 kali. Aktivitas letusan kecil Merapi terjadi setiap 2-3 tahun dan letusan besar terjadi sekitar 10-15 tahun sekali – terakhir pada tahun 2006.</p>
<p>Letusan besar Gunung Merapi terjadi pada tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan pada tahun 1006 inilah yang diklaim sebagai penyebab perpindahan Kerajaan Mataram Hindu ke Jawa Timur. Sementara itu, letusan yang terjadi pada tahun 1930 menelan korban 1.369 jiwa. Aktivitas letusan yang sering terjadi mengakibatkan ketinggian dan bentuk puncak Merapi senantiasa berubah dari waktu ke waktu.</p>
<p>Mendaki Merapi menjadi tantangan tersendiri bagi Anda yang suka melakukan petualangan. Jalan setapak untuk mendaki Merapi tidak seperti laiknya jalur pendakian. Kadang-kadang jalan ini lebih menyerupai parit dari puncak gunung. Begitu pula medan sepanjang pendakian: berbatu, terjal, dan mudah longsor. Mendekati Puncak Garuda, para pendaki harus ekstra hati-hati dan tepat dalam mengambil keputusan karena tak jarang bebatuan yang diinjak justru longsor – yang bisa berakibat fatal.</p>
<p><strong>B. Keistimewaan</strong></p>
<p>Gunung Merapi menawarkan berbagai obyek wisata yang menarik. Di lereng selatan ada obyek wisata Kinahrejo yang sekaligus menjadi jalur pendakian dari sisi selatan. Di sini Anda dapat menikmati pemandangan alam yang indah atau berkunjung ke Tuk Pitu (tujuh mata Air). Atau Anda juga dapat bertemu langsung dengan Mbah Marijan, juru kunci Gunung Merapi.</p>
<p>Anda juga dapat mengunjungi obyek wisata Kaliurang, Kalikuning, Kaliadem,  atau Taman Nasional Gunung Merapi yang menjadi taman konservasi alam kawasan Gunung Merapi. Udara sejuk dan pemandangan yang indah di kawasan ini akan menyegarkan Anda setelah suntuk dengan rutinitas sehari-hari.</p>
<p><strong>C. Lokasi</strong></p>
<p>Secara administratif Gunung Merapi masuk di wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p><strong>D. Akses<span id="more-643"></span></strong></p>
<p>Ada beberapa jalur pendakian yang dapat ditempuh untuk mendaki Merapi dengan tingkat kesulitan dan jarak tempuh yang berbeda-beda. Jalur yang bisa ditempuh para pendaki antara lain:</p>
<p>Pertama, jalur sisi selatan Gunung Merapi, melalui Dusun Kinahrejo. Jalur ini dapat dikatakan sebagai gerbang untuk masuk di Gunung Merapi. Pos pendakian berada di rumah Mbah Marijan. Pendakian dari jalur ini dapat ditempuh rata-rata 6-7 jam menuju puncak. Para pendaki yang menempuh jalur ini akan langsung berhadapan dengan medan yang relatif berat dengan kemiringan 30-34 derajat. Para pendaki pemula sebaiknya menghindari jalur ini karena medannya berat.</p>
<p>Untuk sampai di Kinahrejo, Anda dapat menggunakan kendaraan umum jurusan Yogyakarta–Kaliurang. Kemudian, dari Kaliurang menuju Kinahrejo ditempuh dengan berjalan kaki.</p>
<p>Kedua, jalur Selo berada di sisi utara lereng Gunung Merapi. Jalur ini cocok pagi para pendaki pemula karena medan pendakian yang tidak terlalu berat. Jalur ini dimulai dari posko pendakian yang menjadi basecamp para pendaki. Posko pendakian berada di Dusun Plalangan, Desa Lencoh. Transportasi untuk mencapai dusun ini: dari Solo naik bus jurusan Semarang, turun di Boyolali. Dari Boyolali naik minibus menuju Selo, turun di pertigaan pasar Selo. Dari pertigaan pasar Selo menuju posko pendakian ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 1 km. Perlu diperhatikan, minibus jurusan Selo hanya ada sampai jam 17.00 WIB.</p>
<p><strong>E. Harga Tiket</strong></p>
<p>Untuk mendaki Gunung Merapi, Anda cukup menuliskan identitas diri di buku tamu dan membayar tiket sebesar Rp 3000,00 per orang di posko pendakian.</p>
<p><strong>F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya</strong></p>
<p>Di sekitar kawasan wisata Kaliurang, terdapat beberapa hotel yang tarifnya bervariasi. Ada juga beberapa restoran kecil yang menawarkan berbagai menu makanan. Selain itu, Anda dapat menggunakan posko pendakian, baik di Kinahrejo maupun di Plalangan, sebagai tempat beristirahat sebelum dan setelah melakukan pendakian. Bahkan, Anda boleh pula bermalam di sini. Di masing-masing posko, ada beberapa pemandu yang siap mengantar Anda mencapai puncak. Beberapa di antara mereka sekaligus berfungsi sebagai anggota SAR (Search and Rescue).</p>
<p>Biasanya, posko pendakian ini menyediakan makan dan minum dengan harga yang relatif murah. Para pemuda di sekitar posko itu biasanya menyediakan suvenir berupa stiker, kaos, gantungan kunci, dan pernak-pernik lainnya. Sebelum mulai mendaki, Anda harus membawa bekal air yang cukup karena Anda akan kesulitan mencari air di lereng Gunung Merapi.</p>
<p><a href="http://www.jogjatrip.com" target="_blank">sumber</a></p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=643&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/gunung-avatar-di-cina/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Gunung Avatar di Cina'>Gunung Avatar di Cina</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/festival-bunga-sansuyu-gurye-korea-selatan/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Festival Bunga Sansuyu Gurye Korea Selatan'>Festival Bunga Sansuyu Gurye Korea Selatan</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/10-tempat-paling-menakjubkan-di-indonesia/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 10 Tempat Paling Menakjubkan di Indonesia'>10 Tempat Paling Menakjubkan di Indonesia</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/gunung-merapi-sleman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) Indonesia 2010</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/biaya-perjalanan-ibadah-haji-bpih-indonesia-2010/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/biaya-perjalanan-ibadah-haji-bpih-indonesia-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 01:37:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=634</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA- Pemerintah dan DPR akhirnya menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) 2010 dengan nilai rata-rata sebesar USD3.342 (asumsi, Rp 9.300/Dollar) per jemaah. Jumlah ini memang berbeda-beda dari setiap embarkasi keberNamun, secara umum ada penurunan sekitar USD80 per jemaah dibandingkan BPIH tahun 2009 lalu.
&#8220;Komisi VIII dapat menyetujui pemaparan yang disampaikan oleh Menteri Agama untuk komponen direct [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/makkah-2010-angkutan-monorel-proyek-di-armina-dan-kilas-balik-haji/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Makkah 2010: Angkutan Monorel, Proyek di Armina, dan Kilas Balik Haji'>Makkah 2010: Angkutan Monorel, Proyek di Armina, dan Kilas Balik Haji</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/umrah-dan-paket-haji-khusus/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Umrah dan Paket Haji Khusus'>Umrah dan Paket Haji Khusus</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/wilayah-jakarta-timur/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wilayah Jakarta Timur'>Wilayah Jakarta Timur</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-635" title="Ibadah Haji" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Ibadah-Haji-150x150.jpg" alt="Ibadah Haji" width="150" height="150" />JAKARTA- Pemerintah dan DPR akhirnya menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) 2010 dengan nilai rata-rata sebesar USD3.342 (asumsi, Rp 9.300/Dollar) per jemaah. Jumlah ini memang berbeda-beda dari setiap embarkasi keberNamun, secara umum ada penurunan sekitar USD80 per jemaah dibandingkan BPIH tahun 2009 lalu.</p>
<p>&#8220;Komisi VIII dapat menyetujui pemaparan yang disampaikan oleh Menteri Agama untuk komponen direct cost BPIH sebesar 3.342 dolar,&#8221; kata pimpinan Komisi VIII Radityo Gambiro.</p>
<p>Sementara itu, Menag Suryadharma Ali mengaku sangat bersyukur dengan disetujuinya BPIH 2010 tersebut. &#8220;Kami sangat bersyukur dan berterima kasih, akhirnya telah disepakati,&#8221; kata Suryadharma Ali.</p>
<p>Berikut perhitungan masing-masing BPIH berdasarkan embarkasi di seluruh Indonesia:<span id="more-634"></span><br />
Aceh sebesar USD 3.147,<br />
Medan USD 3.237,<br />
Batam USD 3.325,<br />
Padang USD 3.233,<br />
Palembang USD 3.280,<br />
Jakarta USD 3.364,<br />
Solo USD 3.327,<br />
Surabaya USD 3.432,<br />
Banjarmasin USD 3.440,<br />
Balikpapan USD 3.474, dan<br />
Makassar USD 3.505.</p>
<p><a href="http://www.palopopos.co.id" target="_blank">sumber</a></p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=634&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/makkah-2010-angkutan-monorel-proyek-di-armina-dan-kilas-balik-haji/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Makkah 2010: Angkutan Monorel, Proyek di Armina, dan Kilas Balik Haji'>Makkah 2010: Angkutan Monorel, Proyek di Armina, dan Kilas Balik Haji</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/umrah-dan-paket-haji-khusus/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Umrah dan Paket Haji Khusus'>Umrah dan Paket Haji Khusus</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/wilayah-jakarta-timur/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Wilayah Jakarta Timur'>Wilayah Jakarta Timur</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/biaya-perjalanan-ibadah-haji-bpih-indonesia-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Museum di Jakarta</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/museum-di-jakarta/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/museum-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 20:29:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Bersejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=590</guid>
		<description><![CDATA[Jangan katakan tidak ada apa-apa yang bisa anda lihat/kunjungi jika anda ke Jakarta. Di Jakarta banyak sekali tempat wisata yang dapat anda kunjungi. Jika anda suka tentang tempat-tempat bersejarah. Tempat-tempat berikut dapat menjadi pilihan bagi anda.
1. Gedung Kesenian Jakarta.

Gedung Kesenian Jakarta dibangun tahun 1821 di Weltevreden dan disebut sebagai Theater Schouwburg Weltevreden. Untuk penerangan digunakan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-wayang-jakarta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Wayang Jakarta'>Museum Wayang Jakarta</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-kota-makassar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Kota Makassar'>Museum Kota Makassar</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-seni-adachi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Seni Adachi'>Museum Seni Adachi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan katakan tidak ada apa-apa yang bisa anda lihat/kunjungi jika anda ke Jakarta. Di Jakarta banyak sekali tempat wisata yang dapat anda kunjungi. Jika anda suka tentang tempat-tempat bersejarah. Tempat-tempat berikut dapat menjadi pilihan bagi anda.</p>
<p><strong>1. Gedung Kesenian Jakarta</strong>.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-592" title="Gedung Kesenian Jakarta" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Gedung-Kesenian-Jakarta.JPG" alt="Gedung Kesenian Jakarta" width="150" height="150" /><br />
Gedung Kesenian Jakarta dibangun tahun 1821 di Weltevreden dan disebut sebagai Theater Schouwburg Weltevreden. Untuk penerangan digunakan lilin dan minyak tanah dan kemudian pada tahun 1864 digunakan lampu gas. Pada tahun 1882 lampu listrik mulai digunakan untuk penerangan dalam gedung.</p>
<p>Gedung ini direnovasi pada tahun 1987 dan mulai menggunakan nama resmi Gedung Kesenian Jakarta. Sebelumnya gedung ini dikenal juga sebagai Gedung Kesenian Pasar Baru dan Gedung Komidi.</p>
<p>Gedung ini beralamat di Jalan Gedung Kesenian 1, Pasar Baru, Jakarta Pusat.</p>
<p><strong>2. Gedung Mohammad Hoesni Thamrin</strong>.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-593" title="Gedung Mohammad Hoesni Thamrin" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Gedung-Mohammad-Hoesni-Thamrin.jpg" alt="Gedung Mohammad Hoesni Thamrin" width="180" height="240" /><br />
Gedung Mohammad Hoesni Thamrin merupakan museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jalan Kenari II No. 15, Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi foto reproduksi, radio dan barang-barang milik, serta kepustakaan tentang kiprah perjuangan Mohammad Hoesni Thamrin dalam pergerakan nasional Indonesia.</p>
<p>Muhammad Hoesni Thamrin adalah anak wedana Tabri Thamrin yang pernah bekerja di kantor kepatihan Batavia serta menjadi anggota Volksraad (Dewan Rakyat). Karena perjuangannya membela rakyat, beliau ditangkap oleh pemerintah Belanda dan menjadi tahanan rumah sampai saat wafatnya pada tanggal 11 Januari 1941.</p>
<p><strong>3. Monumen Nasional</strong> (Monas).</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-594" title="Monumen Nasional" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Monumen-Nasional.jpg" alt="Monumen Nasional" width="187" height="269" /><br />
Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas merupakan salah satu dari monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda.</p>
<p>Monumen Nasional yang terletak di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, dibangun pada dekade 1920an.</p>
<p>Tugu Peringatan Nasional dibangun di areal seluas 80 hektar. Tugu ini diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. M. Soedarsono, mulai dibangun 17 Agustus 1961, dan diresmikan 12 Juli 1975 oleh Presiden Republik Indonesia Soeharto.</p>
<p>Pembagunan tugu Monas bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945, agar terbangkitnya inspirasi dan semangat patriotisme generasi saat ini dan mendatang.</p>
<p>Tugu Monas yang menjulang tinggi dan melambangkan lingga (alu atau anatan) yang penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. Semua pelataran cawan melambangkan Yoni (lumbung). Alu dan lumbung merupakan alat rumah tangga yang terdapat hampir di setiap rumah penduduk pribumi Indonesia.</p>
<p>Lapangan Monas mengalami lima kali penggantian nama yaitu Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas. Di sekeliling tugu terdapat taman, dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka tempat berolahraga.</p>
<p><strong>4. Museum Bahari.</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-595" title="Museum Bahari." src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Museum-Bahari..jpg" alt="Museum Bahari." width="275" height="180" /><br />
Museum Bahari menyimpan koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan kenelayanan bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke.</p>
<p>Koleksi-koleksi yang disimpan terdiri atas berbagai jenis perahu tradisional dengan aneka bentuk, gaya dan ragam hias, hingga kapal zaman VOC. Disajikan pula berbagai model dan miniatur kapal modern dan perlengkapan penunjang kegiatan pelayaran. Di sisi lain ditampilkan koleksi biota laut, data-data jenis dan sebaran ikan di perairan Indonesia dan aneka perlengkapan nelayan dan pelayaran (alat navigasi, jangkar, teropong, model mercusuar dan aneka meriam), tehnologi pembuatan perahu tradisional serta folklor adat-istiadat masyarakat nelayan Nusantara. Melengkapi penampilan kebaharian Indonesia, museum ini juga menampilkan matra TNI AL, koleksi kartografi, maket Pulau Onrust, tokoh-tokoh maritim Nusantara serta perjalanan kapal KPM Batavia &#8211; Amsterdam.</p>
<p>Museum ini berlokasi di Jalan Pasar Ikan No. 1 Sunda Kelapa, Jakarta Barat.</p>
<p>Pada masa pendudukan Jepang, gedung-gedung ini dipakai sebagai tempat menyimpan barang logistik tentara Jepang. Setelah Indonesia Merdeka, bangunan ini dipakai oleh PLN dan PTT untuk gudang. Tahun 1976 bangunan cagar budaya ini dipugar, dan kemudian pada 7 Juli 1977 diresmikan sebagai Museum Bahari.</p>
<p><strong>5. Museum Bank Indonesia<span id="more-590"></span></strong></p>
<p><strong><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-596" title="Museum Bank Indonesia" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Museum-Bank-Indonesia-150x150.jpg" alt="Museum Bank Indonesia" width="150" height="150" /><br />
</strong></p>
<p>Museum Bank Indonesia terletak di Jl. Pintu Besar Utara No.3, Jakarta Barat (depan stasiun Beos Kota), dengan menempati area bekas gedung Bank Indonesia Kota yang merupakan cagar budaya peninggalan De Javasche Bank yang beraliran neo-klasikal, dipadu dengan pengaruh lokal, dan dibangun pertama kali pada tahun 1828.</p>
<p>Museum ini menyajikan informasi peran Bank Indonesia dalam perjalanan sejarah bangsa yang dimulai sejak sebelum kedatangan bangsa barat di Nusantara hingga terbentuknya Bank Indonesia pada tahun 1953 dan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, meliputi pula latar belakang dan dampak kebijakan Bank Indonesia bagi masyarakat sampai dengan tahun 2005. Penyajiannya dikemas sedemikian rupa dengan memanfaatkan teknologi modern dan multi media, seperti display elektronik, panel statik, televisi plasma, dan diorama sehingga menciptakan kenyamanan pengunjung dalam menikmati Museum Bank Indonesia. Selain itu terdapat pula fakta dan koleksi benda bersejarah pada masa sebelum terbentuknya Bank Indonesia, seperti pada masa kerajaan-kerajaan Nusantara, antara lain berupa koleksi uang numismatik yang ditampilkan juga secara menarik.</p>
<p>Museum Bank Indonesia buka setiap hari kecuali Senin dan hari libur nasional dan mengunjunginya tidak dipungut biaya.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Museum Satria Mandala.</strong></p>
<p><strong></strong><strong><img class="aligncenter size-medium wp-image-597" title="Museum Satria Mandala" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Museum-Satria-Mandala-300x224.jpg" alt="Museum Satria Mandala" width="300" height="224" /></strong></p>
<p>Museum Satria Mandala merupakan museum sejarah perjuangan Tentara Nasional Indonesia yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Museum yang diresmikan pada tahun 1972 oleh mantan Presiden Indonesia, Soeharto ini awalnya adalah rumah dari salah satu istri mantan Presiden Indonesia, Soekarno, yaitu istrinya yang bernama Ratna Sari Dewi Soekarno. Dalam museum ini dapat ditemui berbagai koleksi peralatan perang di Indonesia, dari masa lampau sampai modern seperti koleksi ranjau, rudal, torpedo, tank, meriam bahkan helikopter dan pesawat terbang (satu diantaranya adalah pesawat Cureng yang pernah diterbangkan oleh Marsekal Udara Agustinus Adi Sucipto).</p>
<p>Selain itu museum ini juga menyimpan berbagai berbagai benda bersejarah yang berkaitan dengan TNI seperti aneka senjata berat maupun ringan, atribut ketentaraan, panji-panji dan lambang-lambang di lingkungan TNI. Selain itu di museum ini dipamerkan juga tandu yang dipergunakan untuk mengusung Panglima Besar Jenderal Soedirman saat beliau bergerilya dalam keadaan sakit melawan pendudukan kembali Belanda pada era 1940-an.</p>
<p>Masih dalam kompleks Museum TNI Satriamandala ini terdapat juga Museum Waspada Purbawisesa yang menampilkan diorama ketika TNI bersama-sama dengan rakyat menumpas gerombolan separatis DI/TII di Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan pada ear tahun 1960-an. Fasilitas lainnya yang ada di Museum TNI Satriamandala ini antara lain adalah Taman Bacaan Anak, Kios Cinderamata, Kantin serta Gedung Serbaguna yang berkapasitas 600 kursi.</p>
<p>Museum ini terletak di Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 14 Kuningan Timur Jakarta Selatan.</p>
<p><strong>7. Museum Sumpah Pemuda.</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-598" title="Museum Sumpah Pemuda." src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Museum-Sumpah-Pemuda.-300x225.jpg" alt="Museum Sumpah Pemuda." width="300" height="225" /><br />
Museum Sumpah Pemuda adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat dan dikelola oleh departemen Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia.</p>
<p>Museum ini memiliki koleksi foto dan benda-benda yang berhubungan dengan sejarah Sumpah Pemuda 1928, serta kegiatan-kegiatan dalam pergerakan nasional Indonesia. Museum Sumpah Pemuda ini didirikan berdasarkan SK Gubernur DKI pada tahun 1972 dan menjadi benda cagar budaya nasional.</p>
<p><strong>8. Museum Tekstil.</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-599" title="Museum Tekstil." src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/07/Museum-Tekstil.-150x150.jpg" alt="Museum Tekstil." width="150" height="150" /><br />
Museum Tekstil menempati gedung tua di Jalan K.S. Tubun / Petamburan No. 4 Tanah Abang, Jakarta Pusat</p>
<p>Gedungnya sendiri pada mulanya adalah rumah pribadi seorang warga negara Perancis yang dibangun pada abad ke-19. Kemudian dibeli oleh konsul Turki bernama Abdul Azis Almussawi Al Katiri yang menetap di Indonesia. Selanjutnya tahun 1942 dijual kepada Dr. Karel Christian Cruq.</p>
<p>Di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, gedung ini menjadi markas Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan tahun 1947 didiami oleh Lie Sion Pin. Pada tahun 1952 dibeli oleh Departemen Sosial dan pada tanggal 25 Oktober 1975 diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta yang untuk kemudian pada tanggal 28 Juni 1976 diresmikan penggunaannya oleh Ibu Tien Soeharto sebagai Museum Tekstil.</p>
<p>Dan masih banyak tempat bersejarah lainnya seperti <a href="http://keliling-dunia.com/museum-wayang-jakarta">museum wayang</a></p>
<p>Berbagai sumber</p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=590&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-wayang-jakarta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Wayang Jakarta'>Museum Wayang Jakarta</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-kota-makassar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Kota Makassar'>Museum Kota Makassar</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-seni-adachi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Seni Adachi'>Museum Seni Adachi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/museum-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stadion Piala Dunia 2010: Mbombela Nelspruit</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-mbombela-nelspruit/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-mbombela-nelspruit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 08:48:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=582</guid>
		<description><![CDATA[Inilah salah satu tempat terbaik untuk melihat wajah Afrika Selatan. Stadion Mbombela Nelspruit dibangun di dekat tempat wisata andalan Afrika Selatan, Kruger National Park. Tempat ini dikelilingi kemiskinan dan proses pembangunannya sempat diwarnai pembunuhan terhadap tokoh yang gencar mengecam adanya korupsi dalam proses pembangunan stadion itu.
Nelspruit, kota berpenduduk 221.474 orang di timur laut Afrika Selatan, [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng'>Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld'>Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-583" title="Mbombela Nelspruit" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/06/Mbombela-Nelspruit.jpg" alt="Mbombela Nelspruit" width="274" height="156" />Inilah salah satu tempat terbaik untuk melihat wajah Afrika Selatan. Stadion Mbombela Nelspruit dibangun di dekat tempat wisata andalan Afrika Selatan, Kruger National Park. Tempat ini dikelilingi kemiskinan dan proses pembangunannya sempat diwarnai pembunuhan terhadap tokoh yang gencar mengecam adanya korupsi dalam proses pembangunan stadion itu.</p>
<p>Nelspruit, kota berpenduduk 221.474 orang di timur laut Afrika Selatan, sama sekali tak memiliki sejarah menonjol di bidang sepak bola, selain membesarkan David Nyathi, anggota tim nasional Afrika Selatan pada Piala Dunia 1998. Kota itu dipilih semata karena terletak 50 kilometer dari Kruger National Park, tempat safari kebanggaan negara itu.</p>
<p>Stadion Mbombela adalah salah satu dari lima stadion yang betul-betul dikerjakan dari nol untuk kepentingan Piala Dunia 2010. Dibangun sejak Februari 2007, stadion berkapasitas 43.589 penonton ini rampung pada Oktober 2009 dengan menghabiskan dana US$ 140 juta (Rp 1,2 triliun).</p>
<p>Dalam proses pembangunannya, justru banyak terjadi masalah. Stadion itu dibangun di tanah milik suku Mdluli. Lewat perjuangan panjang, suku yang anggotanya masih hidup miskin itu akhirnya bisa mendesak pemerintah untuk memberi ganti rugi US$ 140 ribu (Rp 2 miliar) serta menyediakan sekolah (pengganti yang diruntuhkan di lahan stadion), jalan, serta listrik untuk perkampungan kumuh milik suku itu di sekitar stadion.</p>
<p>Janji kompensasi pembangunan itu baru direalisasi setelah warga setempat melakukan demonstrasi. Terry Mdluli, ketua suku itu, sempat berujar dengan pahit tentang kenyataan yang dihadapi masyarakatnya. &#8220;Jika tidak karena Piala Dunia, kami mungkin tak akan pernah merasakan semua pembangunan ini, terutama di tanah kami,&#8221; katanya.</p>
<p>Proses pembangunan juga diwarnai tudingan korupsi. Pada 2008, Jimmy Mohlala, juru bicara daerah Mbombela yang gencar menyuarakan tudingan korupsi itu, tewas terbunuh. Kasusnya kini masih diselidiki, tapi ia diduga dibunuh oleh suruhan orang-orang yang kecewa dengan aksi pria itu, yang membuat mereka gagal mendapatkan bagian dalam kontrak pembangunan stadion ini.</p>
<p>Ketika stadion sudah rampung, rumput di stadion itu ternyata terus bermasalah. Pengelola pun harus <span id="more-582"></span>dua kali membongkar lapangan dan mengganti dengan jenis rumput, yang terakhir pada Maret lalu, supaya memenuhi standar untuk pertandingan Piala Dunia. Karena masalah rumput itu, laga persahabatan yang dijadwalkan digelar di tempat ini&#8211;antara Ghana dan Bosnia-Herzegovina&#8211;harus dibatalkan.</p>
<p>Stadion Mbombela terlihat berbeda dibanding sembilan stadion Piala Dunia lainnya. Tema safari jadi andalan tempat ini. Atap yang terdiri atas 18 buah ditopang oleh tiang-tiang yang menyerupai jerapah. Di dalam tribun penonton juga dicat serupa zebra.</p>
<p>Stadion yang terletak 330 kilometer dari Johannesburg ini akan digunakan untuk menggelar empat pertandingan babak penyisihan grup. Hanya Italia, tim dengan prestasi besar, yang akan bermain di tempat ini, yakni pada 20 Juni melawan Selandia Baru. Partai lainnya adalah Honduras melawan Cile, Australia melawan Serbia, serta Kora Utara menghadapi Pantai Gading.</p>
<p>Stadion Mbombela Nelspruit<br />
Lokasi: Nelspruit, Afrika Selatan<br />
Pembangunan: Februari 2007-Oktober 2009<br />
Dana: US$ 140 juta (Rp 1,2 triliun)<br />
Permukaan lapangan: rumput<br />
Pemilik: Mbombela Local Municipality<br />
Kapasitas: 43.589 tempat duduk</p>
<p>Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2010:<br />
16 Juni: Grup H: Honduras Vs Cile<br />
20 Juni: Grup F: Italia Vs Selandia Baru<br />
23 Juni: Grup D: Australia Vs Serbia<br />
25 Juni: Grup G: Korea Utara Vs Pantai Gading</p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com" target="_blank">sumber</a></p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=582&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng'>Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld'>Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-mbombela-nelspruit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Museum Wayang Jakarta</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/museum-wayang-jakarta/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/museum-wayang-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jun 2010 07:36:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Bersejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=573</guid>
		<description><![CDATA[Museum Wayang berada di sekitar Museum Sejarah Jakarta. Museum Wayang ini diresmikan oleh Gubernur Jakarta Ali Sadikin pada tanggal 13 Agustus 1975. Dulunya, disebut Museum Batavia yang dibuka pada tahun 1939 oleh Gubernur Jenderal Belanda, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer.
Saat memasuki museum, kita akan disambut sebuah patung bagong. Ketika kita menyusuri lorong museum di sebelah kiri [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-di-jakarta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum di Jakarta'>Museum di Jakarta</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-kota-makassar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Kota Makassar'>Museum Kota Makassar</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-seni-adachi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Seni Adachi'>Museum Seni Adachi</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-574" title="Museum Wayang" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/06/Museum-Wayang-150x150.jpg" alt="Museum Wayang" width="150" height="150" />Museum Wayang berada di sekitar Museum Sejarah Jakarta. Museum Wayang ini diresmikan oleh Gubernur Jakarta Ali Sadikin pada tanggal 13 Agustus 1975. Dulunya, disebut Museum Batavia yang dibuka pada tahun 1939 oleh Gubernur Jenderal Belanda, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer.</p>
<p>Saat memasuki museum, kita akan disambut sebuah patung bagong. Ketika kita menyusuri lorong museum di sebelah kiri dan kanan kita akan melihat koleksi lampu blencong. Selain itu, juga ada fragmen wayang Bung Karno dan Bung Hatta yang menceritakan tentang perjuangan. Nah, sebelum naik ke lantai dua, anda akan melihat sebuah ruangan audio visual. Biasanya ada pemutaran cerita wayang dalam bentuk video, untuk menggantikan pagelaran wayang asli, yang biasa ditampilkan setiap hari minggu pada minggu kedua, ketiga dan keempat.</p>
<p>Kita lanjutkan penyusuran ke<span id="more-573"></span> lantai dua. Di sini anda akan melihat berbagai jenis koleksi wayang, seperti wayang kulit purwa, wayang golek, boneka pemeran-pemeran kartun Unyil, wayang dari berbagai Negara, diantaranya dari China, India Selatan, dan Perancis. Selain itu ada juga lukisan kaca wayang, gambar dan sebutan panca indera dalam bahasa Jawa. Masih di lantai dua menuju pintu keluar, anda akan melihat satu set gamelan yang juga dipajang, bersama beberapa koleksi wayang suket dan wayang sulur.</p>
<p>Sambil turun menuju pintu keluar, anda masih akan melihat beberapa koleksi topeng wayang dan wayang krucil. Sebelum keluar meninggalkan museum ini, gak ada salahnya lho anda menyempatkan diri membeli souvenir wayang yang dijual di museum ini, seperti gantungan kunci, wayang kulit atau wayang golek.</p>
<p>Jika anda ke Jakarta dan ingin berkunjung ke Museum Wayang ini, harga tiket masuknya hanya Rp 2.000,- untuk dewasa, dan Rp 600,- untuk anak-anak.</p>
<p><a href="http://www.iradiofm.com" target="_blank">sumber</a></p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=573&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-di-jakarta/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum di Jakarta'>Museum di Jakarta</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-kota-makassar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Kota Makassar'>Museum Kota Makassar</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-seni-adachi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Seni Adachi'>Museum Seni Adachi</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/museum-wayang-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stadion Piala Dunia 2010: Green Point</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-green-point/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-green-point/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 07:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=566</guid>
		<description><![CDATA[Green Point Stadium di Cape Town lokasinya memang paling jauh dari 10 stadium pelaksana Piala Dunia 2010. Terletak di bagian paling utara, tapi inilah stadion terbaru yang paling artistik yang ada untuk pergelaran empat tahunan ini. Terletak di Green Point, hanya sepelemparan batu dari pinggir Samudra Hindia dan Signal Hill, stadion ini menjadi daya tarik [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng'>Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld'>Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-567" title="Green Point" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/06/Green-Point.jpg" alt="Green Point" width="274" height="156" />Green Point Stadium di Cape Town lokasinya memang paling jauh dari 10 stadium pelaksana Piala Dunia 2010. Terletak di bagian paling utara, tapi inilah stadion terbaru yang paling artistik yang ada untuk pergelaran empat tahunan ini. Terletak di Green Point, hanya sepelemparan batu dari pinggir Samudra Hindia dan Signal Hill, stadion ini menjadi daya tarik tersendiri.</p>
<p>Stadion lama dulunya hanya berkapasitas 18 ribu tempat duduk, namun pernah digunakan untuk konser Michael Jackson, U2, Metallica, Paul Simon, dan Robin Williams. Ketika Afrika Selatan ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia, stadion lama diruntuhkan pada 2007 dan dibangun stadion baru seperti saat ini.</p>
<p>Dari sisi tampilan, eksterior stadion ini ditutupi dengan bahan yang mengurangi kebisingan. Bagian atapnya memiliki luas 37 ribu meter persegi dengan berat 4.500 ton. Stadion yang rampung dibangun pada Desember 2009 ini mampu menampung 66 ribu penonton, plus sebuah taman seluas 60 hektare yang mengelilinginya.</p>
<p>Cape Town memiliki satu stadion lain berstandar dunia, Newlands. Tapi stadion ini digunakan sebagai tempat pertandingan rugby. Pasca-Piala Dunia, Stadion Green Point akan jadi markas dua klub sepak bola, yaitu Ajax Cape Town dan Santos, yang &#8220;membuka&#8221; stadion ini pada 23 Januari 2010.</p>
<p>Kelahiran Green Point Stadium tidaklah mudah. Pertama dari sisi nama. Green Point bukanlah nama pertama yang disematkan pada stadion ini. Awalnya sempat digunakan nama African Renaissance Stadium, kemudian Cape Town Stadium, sebelum menjadi nama yang sekarang.</p>
<p>Selama pembangunan stadion yang menghabiskan dana US$ 600 juta, berbagai kendala juga menghadang. Protes dari penduduk, juga aksi mogok pekerja yang dibayar dengan upah rendah. Beruntung stadion selesai pada waktunya, 14 Desember 2009.</p>
<p>Sebenarnya,<span id="more-566"></span> tanpa kehadiran Piala Dunia pun, kota dengan penduduk 3,5 juta jiwa ini sudah terkenal sebagai lokasi pariwisata. Pelabuhan Hout Bay yang menjadi lokasi pemancingan atau Victoria &amp; Alfred Waterfront, sebuah lokasi turis dan belanja, merupakan yang paling terkenal di kota ini.</p>
<p>Yang menarik, pengaruh Melayu sangat kental di kota ini. Jadi jangan heran jika Anda akan cukup mudah menemukan masakan Malaysia atau Indonesia. Mother town atau &#8220;kota ibu&#8221; ini, dikisahkan telah dihuni sejak 15 ribu tahun sebelum Masehi, meski secara resmi disebutkan berdiri pada 1652, dulunya memang menjadi jalur perdagangan rempah-rempah.</p>
<p>Mungkin inilah yang membuat panitia Piala Dunia menjadwalkan delapan pertandingan di stadion ini. Selain lima pertandingan grup, stadion ini akan menggelar satu pertandingan babak 16 besar, satu perempat final, dan satu semifinal.</p>
<p>Green Point Stadium<br />
Lokasi: Beach Road, Cape Town<br />
Status: baru<br />
Selesai: 2009<br />
Biaya: US$ 330 juta<br />
Pemilik: City of Cape Town<br />
Permukaan: rumput<br />
Ukuran: 290 x 265 x 48 meter<br />
Kapasitas: 69.070 tempat duduk<br />
<strong><br />
Pertandingan Piala Dunia 2010</strong>:<br />
11 Juni: Grup A<br />
Uruguay vs Prancis<br />
14 Juni: Grup F<br />
Italia vs Paraguay<br />
18 Juni: Grup C<br />
Inggris vs Aljazair<br />
21 Juni: Grup G<br />
Portugal vs Korea Utara<br />
24 Juni: Grup E<br />
Kamerun vs Belanda<br />
29 Juni: babak 16 besar<br />
3 Juli: perempat final<br />
6 Juli: semifinal</p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com" target="_blank">sumber</a></p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=566&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng'>Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld'>Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-green-point/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Benteng Somba Opu</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/benteng-somba-opu/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/benteng-somba-opu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 08:46:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Bersejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=552</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda ke Makassar, Sulawesi Selatan, sempatkan sejenak untuk mampir ke Benteng Somba Opu. Konon kabarnya, benteng yang dibangun Sultan Gowa ke IX, Daeng Matanre Karaeng Tumapa&#8217;risi&#8217; Kallonna pada tahun 1525 ini, dibangun dari tanah liat dan putih telur sebagai pengganti semen.
Secara arsitekturial, benteng ini berbentuk segi empat, dengan panjang sekitar 2 kilometer, tinggi 7-8 [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/borobudur-candi-terbesar-di-abad-ke-19/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Borobudur: Candi Terbesar di Abad ke-19'>Borobudur: Candi Terbesar di Abad ke-19</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/istana-potala/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istana Potala'>Istana Potala</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-kota-makassar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Kota Makassar'>Museum Kota Makassar</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-553" title="Benteng Somba Opu" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/06/Benteng-Somba-Opu.jpg" alt="Benteng Somba Opu" width="320" height="240" />Jika anda ke Makassar, Sulawesi Selatan, sempatkan sejenak untuk mampir ke Benteng Somba Opu. Konon kabarnya, benteng yang dibangun Sultan Gowa ke IX, Daeng Matanre Karaeng Tumapa&#8217;risi&#8217; Kallonna pada tahun 1525 ini, dibangun dari tanah liat dan putih telur sebagai pengganti semen.</p>
<p>Secara arsitekturial, benteng ini berbentuk segi empat, dengan panjang sekitar 2 kilometer, tinggi 7-8 meter, dan luasnya sekitar 1.500 hektar. Seluruh bangunan benteng dipagari dengan dinding yang cukup tebal.</p>
<p>Pada abad ke 16 benteng ini sempat menjadi pusat perdagangan dan pelabuhan rempah-rempah yang ramai dikunjungi pedagang asing dari Asia dan Eropa. Sayangnya, tanggal 24 Juni 1669 benteng ini dikuasai oleh VOC dan kemudian dihancurkan hingga terendam ombak pasang.</p>
<p>Kini, benteng Somba Opu lebih tepat disebut sebagai reruntuhan. Kegagahan benteng yang ada di masanya dulu, seakan lapuk dimakan usia. Kedua bastion yang dulu ada di atas benteng, kini hanya tinggal onggokan puing saja. Sebagai gantinya, di atas bekas bastion tersebut dibangun saukang yang digunakan untuk tempat berdoa dan pemujaan bagi masyarakat setempat.</p>
<p>Adatnya, warga datang ke saukang membawa sesaji seperti nasi putih, nasi merah, atau nasi kuning, ayam bakar, dan bunga. Setelah dibacakan doa, sesaji tersebut dimakan besama keluarga.</p>
<p><strong>Relokasi 300 Warga<br />
</strong><span id="more-552"></span><br />
Benteng Somba Opu ditemukan sejumlah ilmuwan tahun 1980-an. Sekitar tahun 1990, bangunan benteng yang sudah rusak direkonstruksi sehinga tampak lebih indah. Dahulu, di atas benteng tersebut terdapat pemukiman warga. Karena itu, seiring adanya rekonstruksi tersebut sekitar 300 warga direlokasi ke Taeng dan Sapiria sebelah utara untuk pengembangan benteng.</p>
<p>Selain reruntuhan benteng Somba Opu, di dalam kompleks benteng terdapat beberapa bangunan rumah adat Sulawesi Selatan, seperti Bugis, Makassar, Mandar, dan Kajang. Selain itu, juga terdapat sebuah meriam bernama Baluwara Aung sepanjang 9 meter dengan berat 9.500 kg, dan sebuah museum yang berisi benda-benda bersejarah peninggalan Kesultanan Gowa.</p>
<p>Pengunjung cukup membayar biaya retribusi Rp 1.700 untuk dapat masuk ke kompleks benteng Somba Opu.</p>
<p>sumber</p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=552&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/borobudur-candi-terbesar-di-abad-ke-19/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Borobudur: Candi Terbesar di Abad ke-19'>Borobudur: Candi Terbesar di Abad ke-19</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/istana-potala/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Istana Potala'>Istana Potala</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/museum-kota-makassar/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Museum Kota Makassar'>Museum Kota Makassar</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/benteng-somba-opu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 08:28:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=547</guid>
		<description><![CDATA[Stadion Royal Bafokeng terletak di Rustenburg, kota di bagian barat laut Afrika Selatan dan berpenduduk 295,5 ribu orang. Stadion berbentuk oval itu didirikan untuk kepentingan Piala Dunia Rugby 1995 oleh Royal Bafokeng Nation, suku berbahasa setswana yang memperoleh kekayaan dari pertambangan platina. Komunitas ini juga memiliki Bafokeng Sports Campus, lokasi yang jadi home base tim [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld'>Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-green-point/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Green Point'>Stadion Piala Dunia 2010: Green Point</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-548" title="Royal Bafokeng" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/06/Royal-Bafokeng-150x150.jpg" alt="Royal Bafokeng" width="150" height="150" />Stadion Royal Bafokeng terletak di Rustenburg, kota di bagian barat laut Afrika Selatan dan berpenduduk 295,5 ribu orang. Stadion berbentuk oval itu didirikan untuk kepentingan Piala Dunia Rugby 1995 oleh Royal Bafokeng Nation, suku berbahasa setswana yang memperoleh kekayaan dari pertambangan platina. Komunitas ini juga memiliki Bafokeng Sports Campus, lokasi yang jadi home base tim Inggris selama Piala Dunia.</p>
<p>Selain untuk rugby dan sepak bola, stadion ini bisa jadi tempat pertandingan atletik. Untuk kepentingan Piala Dunia, kapasitas stadion ini ditingkatkan dari 38 ribu menjadi 44.530 tempat duduk. Peningkatan kapasitas itu memakan biaya US$ 45 juta (Rp 405 miliar) dan sudah rampung pada Maret tahun lalu.</p>
<p>Kemampuan stadion ini sudah dites pada Piala Konfederasi lalu. Di sana sukses digelar empat pertandingan. Pada Piala Dunia nanti, stadion ini akan menggelar lima pertandingan babak penyisihan grup dan satu pertandingan babak 16 besar.</p>
<p>Terletak di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut, tempat ini bukanlah yang tertinggi di antara stadion tuan rumah Piala Dunia (yang tertinggi adalah Johannesburg, 1.750 di atas permukaan laut). Tapi tetap saja tempat itu menjanjikan tantangan dan menuntut adaptasi tersendiri. Tak mengherankan bila Inggris pun memilih markas tak jauh dari kota itu.</p>
<p>Bagi penonton, <span id="more-547"></span>Kota Rustenburg, yang berjarak 165 kilometer dari Johannesburg, menjanjikan suasana berbeda. Tempat ini adalah yang tersepi&#8211;juga salah satu yang terdingin&#8211;dibandingkan dengan kota tuan rumah lainnya. Di kota ini kehidupan berdenyut lebih awal, tapi berakhir lebih cepat.</p>
<p>Jadi jangan harap menemukan kehidupan malam yang gemerlap di tempat ini. Nama Rustenburg sendiri memang berarti &#8220;kota peristirahatan&#8221;. Tapi 25 menit berkendara dari kota ini turis juga bisa menemukan Sun City, resor, dan kasino terkemuka di Afrika Selatan.</p>
<p>Stadion Royal Bafokeng<br />
Lokasi: Rustenburg, Afrika selatan<br />
Didirikan: 1995<br />
Perluasan: 2009<br />
Pemilik: Royal Bafokeng Nation<br />
Permukaan: Rumput<br />
Kapasitas: 44.530 tempat duduk</p>
<p>Jadwal Pertandingan Piala Dunia 2010:<br />
12 Juni: Grup C: Inggris Vs Amerika Serikat<br />
15 Juni: Grup F: Selandia Baru Vs Slovakia<br />
19 Juni: Grup D: Ghana Vs Australia<br />
22 Juni: Grup A: Meksiko Vs Uruguay<br />
24 Juni: Grup E: Denmark Vs Jepang<br />
26 Juni: Babak 16 Besar</p>
<p><a href="http://www.tempointeraktif.com" target="_blank">sumber</a></p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=547&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld'>Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-green-point/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Green Point'>Stadion Piala Dunia 2010: Green Point</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pulau Bidadari</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/pulau-bidadari/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/pulau-bidadari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 08:58:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[Anda suka mencari tempat wisata alam di Jakarta ? Tak usah bingung, anda bisa ke Pulau Bidadari yang ada di Kabupaten kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Disini anda bisa menikmati paket one day tour yang ditawarkan pulau bidadari seharga Rp 265.000,- per orangnya. Paket ini sudah termasuk ongkos pulang pergi, welcome drink, makan siang, bahkan pajak [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/bali-terpilih-sebagai-pulau-tujuan-wisata-terbaik-di-asia-pasifik-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bali Terpilih Sebagai Pulau Tujuan Wisata Terbaik di Asia Pasifik 2010'>Bali Terpilih Sebagai Pulau Tujuan Wisata Terbaik di Asia Pasifik 2010</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-539" title="Pulau Bidadari" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/06/Pulau-Bidadari-150x146.jpg" alt="Pulau Bidadari" width="150" height="146" />Anda suka mencari tempat wisata alam di Jakarta ? Tak usah bingung, anda bisa ke Pulau Bidadari yang ada di Kabupaten kepulauan Seribu, Jakarta Utara. Disini anda bisa menikmati paket one day tour yang ditawarkan pulau bidadari seharga Rp 265.000,- per orangnya. Paket ini sudah termasuk ongkos pulang pergi, welcome drink, makan siang, bahkan pajak dan asuransi.</p>
<p>Menuju ke Pulau Bidadari, anda harus menaiki kapal yang berangkat setiap jam 11.00 WIB dari Dermaga 17 Marina Ancol. Nanti anda akan kembali ke Ancol pada jam 16.00 WIB. Perjalanan dari Dermaga Ancol sampai ke Pulau bidadari hanya 20 menit. Sesampainya di sana, anda bisa berkeliling pulau dengan jalan kaki atau menyewa sepeda sambil melihat situs sejarah Benteng Martello. Anda juga bisa melihat lumba-lumba, termasuk memberi makan lumba-lumba pada jam 14.00 WIB dan 17.00 WIB.</p>
<p>Selesai berkeliling di Pulau Bidadari, anda bisa mencoba menyeberang ke<span id="more-538"></span> Pulau Cipir, Onrust dan Kelor dengan menyewa kapal seharga Rp 50.000,- per orang. Tidak hanya itu, di Pulau Bidadari anda juga bisa mencoba bermain ATV, banana boat, jet sky atau kano. Lebih seru lagi, anda juga bisa melakukan kegiatan outbound di tempat ini. Tapi, anda harus reservasi jauh-jauh hari sebelumnya.</p>
<p>Selesai melakukan berbagai aktivitas yang anda pilih, coba anda beristirahat sejenak di tepi pantai. Nikmati segarnya es kelapa muda sambil menunggu matahari terbenam atau sunset yang keren banget dan sayang untuk dilewatkan.</p>
<p><a href="http://www.iradiofm.com" target="_blank">sumber</a></p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=538&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/bali-terpilih-sebagai-pulau-tujuan-wisata-terbaik-di-asia-pasifik-2010/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bali Terpilih Sebagai Pulau Tujuan Wisata Terbaik di Asia Pasifik 2010'>Bali Terpilih Sebagai Pulau Tujuan Wisata Terbaik di Asia Pasifik 2010</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/pulau-bidadari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stadion Piala Dunia 2010: Loftus Versfeld</title>
		<link>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/</link>
		<comments>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 08:22:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Destination]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keliling-dunia.com/?p=534</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum politik apartheid di Afrika Selatan berakhir pada awal 1990-an, sebagian besar masyarakat Kota Pretoria terletak di Provinsi Gauteng di bagian utara Afrika Selatan, mengenal rugbi sebagai olahraga terpopuler.
Di kota bernama asli Pretoria Philadelphia dan pada 2010 diusulkan diganti namanya menjadi Tshwane itu, rugbi begitu mengakar dan punya sejarah panjang. Sepak bola, yang pertama kali [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng'>Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-mbombela-nelspruit/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Mbombela Nelspruit'>Stadion Piala Dunia 2010: Mbombela Nelspruit</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-535" title="Stadion Loftus Versfeld" src="http://keliling-dunia.com/wp-content/uploads/2010/06/Stadion-Loftus-Versfeld-150x150.jpg" alt="Stadion Loftus Versfeld" width="150" height="150" />Sebelum politik apartheid di Afrika Selatan berakhir pada awal 1990-an, sebagian besar masyarakat Kota Pretoria terletak di Provinsi Gauteng di bagian utara Afrika Selatan, mengenal rugbi sebagai olahraga terpopuler.</p>
<p>Di kota bernama asli Pretoria Philadelphia dan pada 2010 diusulkan diganti namanya menjadi Tshwane itu, rugbi begitu mengakar dan punya sejarah panjang. Sepak bola, yang pertama kali muncul di Inggris pada abad ke-19, saat itu hanya olahraga sempalan.</p>
<p>Stadion megah di kota itu, bernama Loftus Versfeld, juga merupakan markas dua klub rugbi terkenal di Afrika Selatan, yakni Blue Bulls dan The Bulls. Nama stadion ini bahkan diambil dari nama pahlawan rugbi kota tersebut pada 1920-an: Robert Owen Loftus Versfeld.</p>
<p>Namun, semenjak politik apartheid berakhir, sepak bola juga mulai mendapat tempat di hati warga Pretoria. Salah satu klub sepak bola terkenal di Afrika Selatan, Mamelodi Sundowns, yang kini dilatih mantan bintang Barcelona asal Bulgaria, Hristo Stoichkov, memilih Loftus Versfeld sebagai kandang mereka di pentas Liga Primer Afrika Selatan. Selain bagi Sundowns, stadion ini menjadi markas Supersport United FC.</p>
<p>Loftus Versfeld merupakan salah satu stadion tertua di <span id="more-534"></span>Afrika Selatan. Di tempat ini, berbagai perhelatan olahraga, terutama rugbi, sudah diadakan sejak 1903. Dewan Kota Pretoria pada 1923 menyelesaikan pembangunan stadion, yang saat itu bisa menampung 2.000 penonton. Konstruksi stadion yang digunakan hingga saat ini dibangun pada 1984. Menjelang Piala Konfederasi 2009, Loftus Versfeld kembali direnovasi. Kini stadion yang tiap akhir pekan ramai oleh penonton rugbi dan sepak bola ini sudah mampu menampung 51 ribu penonton.</p>
<p>Sebagai salah satu stadion besar di Afrika Selatan, Loftus Versfeld sudah berpengalaman menyelenggarakan event besar, seperti Piala Dunia Rugbi 1995 dan Piala Konfederasi pada tahun lalu.</p>
<p>Selain menyaksikan sepak bola, penonton yang datang ke Pretoria bisa menikmati daya tarik kota ini. Sebagai ibu kota eksekutif (Afrika Selatan memiliki tiga ibu kota), Pretoria merupakan tempat berdirinya Union Building, kantor presiden sekaligus markas Departemen Luar Negeri Afrika Selatan. Sebagaimana beberapa bangunan terkenal di kota ini, Union Building merepresentasikan arsitektur campuran bergaya art deco Inggris dan gaya unik budaya Afrika.</p>
<p>Tempat menarik lain yang bisa dikunjungi di Pretoria adalah kebun binatang dan kebun raya, yang banyak ditemukan di sini. Yang paling terkenal tentu saja National Zoological Gardens dan Pretoria National Botanical Garden. Di sini aneka ragam satwa dan tumbuhan tanah Afrika bisa dinikmati pengunjung.</p>
<p>Stadium: Loftus Versfeld<br />
Lokasi: Tshwane/Pretoria, Afrika Selatan<br />
Pembangunan: 1906<br />
Renovasi terakhir: 2008<br />
Permukaan lapangan: rumput<br />
Kapasitas: 51.762 tempat duduk</p>
<p>PERTANDINGAN<br />
13 Juni 2010: Grup D: Serbia Vs Ghana<br />
16 Juni 2010: Grup A: Afrika Selatan Vs Uruguay<br />
19 Juni 2010: Grup E: Kamerun Vs Denmark<br />
23 Juni 2010: Grup C: Amerika Serikat Vs Aljazair<br />
25 Juni 2010: Grup H: Cile Vs Spanyol<br />
29 Juni 2010: Babak 16 besar</p>
<p>sumber: Tempo Interaktif</p>
<img src="http://keliling-dunia.com/?ak_action=api_record_view&id=534&type=feed" alt="" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-peter-mokaba/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba'>Stadion Piala Dunia 2010: Peter Mokaba</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-royal-bafokeng/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng'>Stadion Piala Dunia 2010: Royal Bafokeng</a></li>
<li><a href='http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-mbombela-nelspruit/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Stadion Piala Dunia 2010: Mbombela Nelspruit'>Stadion Piala Dunia 2010: Mbombela Nelspruit</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keliling-dunia.com/stadion-piala-dunia-2010-loftus-versfeld/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
