Lumpia Semarang

Jumlah Pembaca Artikel ini: 109

Lumpia SemarangLumpia Semarang adalah makanan semacam rollade berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang.
Citarasa lumpia Semarang adalah perpaduan rasa Tionghoa dan Indonesia, karena memang penemunya adalah orangTionghoa Semarang yang menikah dengan orang Indonesia.

Di Semarang dewasa ini ada lima ”aliran” lumpia Semarang dengan cita rasa berbeda.
Pertama aliran Gang Lombok (Siem Swie Kiem),
kedua aliran Jalan Pemuda (almarhum Siem Swie Hie), dan
ketiga aliran Jalan Mataram (almarhumah Siem Hwa Nio). Ketiga aliran ini berasal dari satu keluarga Siem Gwan Sing–Tjoa Po Nio yang merupakan menantu dan putri tunggal pencipta lumpia Semarang, Tjoa Thay Yoe–Wasih.
Aliran keempat adalah sejumlah bekas pegawai lumpia Jalan Pemuda, dan
aliran kelima adalah orang-orang dengan latar belakang hobi kuliner yang membuat lumpia dengan resep hasil pembelajaran dari lumpia yang sudah beredar.

Generasi tertua saat ini, yaitu generasi ketiga Siem Swie Kiem (68), tetap setia melayani konsumennya di kios warisan ayahnya (Siem Gwan Sing) di Gang Lombok 11. Keistimewaan lumpia Gang Lombok ini menurut sejumlah penggemarnya  adalah racikan rebungnya tidak berbau, juga campuran telur dan udangnya tidak amis.

Lumpia buatan generasi keempat dapat kita peroleh di kios lumpia Mbak Lien alias Siem Siok Lien (43) di Jalan Pemuda dan Jalan Pandanaran. Mbak Lien meneruskan kios almarhum ayahnya, Siem Swie Hie, yang merupakan abang dari Siem Swie Kiem, di Jalan Pemuda (mulut Gang Grajen) sambil membuka dua cabang di Jalan Pandanaran.
Kekhasan lumpia Mbak Lien ini adalah isinya yang ditambahi racikan daging ayam kampung. Ketika awal mula meneruskan usaha almarhum ayahnya, Mbak Lien membuat tiga macam lumpia, yaitu lumpia isi udang, lumpia isi ayam (untuk yang alergi udang), dan lumpia spesial berisi campuran udang serta ayam. Tetapi, karena merasa kerepotan dan apalagi kebanyakan pembeli suka yang spesial, sekarang Mbak Lien hanya membuat satu macam saja, yaitu lumpia istimewa dengan isi rebung dicampur udang dan ayam.

Adapun generasi keempat lainnya, yaitu anak-anak dari almarhum Siem Hwa Nio (kakak perempuan dari Siem Swie Kiem) meneruskan kios ibunya di Jalan Mataram (Jalan MT Haryono) di samping membuka kios baru di beberapa tempat di Kota Semarang. Di antara anak-anak almarhum Siem Hwa Nio ini ada juga yang membuka cabang di Jakarta. Bahkan ada cucu almarhum Siem Hwa Nio sebagai generasi kelima membuka kios lumpia sendiri di Semarang.

Selain keluarga-keluarga leluhur pencipta lumpia semarang tersebut, sekarang banyak juga orang-orang ”luar” yang membuat lumpia semarang. Mereka umumnya mantan karyawan mereka. Mereka yang mempunyai hobi kuliner juga turut meramaikan bisnis lumpia semarang dengan membuat lumpia sendiri, seperti Lumpia Ekspres, Phoa Kiem Hwa dari Semarang International Family and Garden Restaurant di Jalan Gajah Mada, Semarang.

Kulit lumpia tidak dibuat sendiri, melainkan dibeli di kawasan Kranggan Dalam. Kampung “kulit” lumpia.
Hampir semua warga di kawasan Jalan Kranggan Dalam merupakan pembuat kulit lumpia. Karena itu, tempat itu dijuluki Kampung Kulit. Kult lumpia, maksudnya. Dan produksi kulit lumpia itu tersebar hampir ke seluruh pelosok Semarang, hingga Kudus, Grobogan, Kendal, dan Demak.

Cara membuat kulit lumpia terbilang sederhana. Tepung terigu dicampur dengan air dan garam, kemudian diaduk hingga kental. Selanjutnya, adonan itu dioleskan di atas wajan yang panas tanpa minyak. Kurang dari satu menit, lembaran tipis tersebut langsung diangkat. Jadilah kulit lumpia.

Setiap hari masing-masing keluarga mampu membuat 3000 lembar kulit lumpia. Harganya pun bervariasi, tergantung dari ukurannya. Mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu per 100 lembar. Tergantung besar-kecilnya ukuran kulit lumpia.

Berbagai sumber

Keyword:

No related posts.

Dapatkan info keliling dunia terbaru.
Masukkan email anda:

Dikirim oleh FeedBurner

One Response to Lumpia Semarang

  1. Yet one more good page made available from http://keliling-dunia.com/lumpia-semarang/. I have been checking out your web page for a time at this moment and I notice that you are really going way up with the position in search results making everyone very happy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Kami menerima sumbangan artikel atau kontributor untuk web ini. Artikel-artikel yang dimuat beserta media pendukungnya adalah milik penulis masing-masing, kecuali disebutkan sumbernya.