Mengurus SIM di Jepang

Jumlah Pembaca Artikel ini: 39

Bagi anda yang ingin tinggal di Jepang (Bekerja atau sekolah), mungkin artikel ini bisa bermanfaat, terutama yang ingin mengurus SIM (Surat Izin Mengemudi) di Jepang, terutama di Kota Nagoya.

Japanese Driving LicenceUntuk menyetir di Jepang, tidak semua SIM Internasional berlaku. Jikapun berlaku, hanya sampai batas maksimal satu tahun, sesudah itu harus dikonversi. Namun, jika tidak memiliki SIM internasional, anda bisa kena denda lumayan banyak.

Jika kita punya SIM yang masih berlaku di negara asal, kita dapat mengkonversinya ke SIM Jepang, dengan mengikuti ujian tulis, dan ujian praktek. Jika tidak memiliki SIM yang masih berlaku dari negara asal, maka kita harus mengikuti sekolah menyetir, kemudian mengikuti ujian tulis dan praktek. Biaya untuk ikut sekolah menyetir hampir 30 kali lipat biaya konversi SIM.

Di Kota Nagoya, perubahan SIM dapat dilakukan di kantor polisi utama. Di sini telah dibuat berbagai rute untuk ujian praktek menyetir, baik untuk SIM mobil, motor kecil, motor besar, bis, maupun truk. Persyaratannya, membawa SIM Indonesia yang telah diterjemahkan, paspor, kartu penduduk, pasfoto, dan membawa modal 10.000 yen, atau satu juta rupiah untuk administrasi.

Ujian tulis berupa ujian berbasis komputer. Ada 10 soal pilihan ganda, ada beberapa pilihan bahasa: Jepang, Inggris, China, dan lain-lain.. sayangnya tidak ada bahasa Indonesia. Setelah lulus ujian tulis, kita kemudian daftar untuk ujian praktek, yang biasa dilangsungkan pada hari yang berbeda.

Untuk mengikuti ujian praktek pertama, kita perlu membayar 1000 yen, atau sekitar Rp100.000. Jika tidak lulus dan mengulang, bayar 3000 yen atau Rp300.000 setiap kali ujian. Ujian praktek dilakukan dengan mobil sedan, bisa pilih manual atau otomatic. Ada 2 track, track A dan B, yang berada di kawasan kantor kepolisian, dan harus dihafalkan. Ujian dimulai saat membuka pintu mobil, persiapan, menyetir, hingga keluar mobil.
Biasanya yang ikut ujian berkali-kali adalah mereka yang tidak mengikuti latihan menyetir sebelumnya. Mengikuti latihan menyetir memang memakan biasa cukup besar. Untuk daftar sebagai peserta latihan memerlukan biaya 3500 yen atau sekitar Rp350.000.
Kemudian, satu kali ikut latihan bayar lagi 7000 yen atau Rp700.000 untuk 50 menit saja.
(Sumber: Media Indonesia)

Keyword:

Silakan Baca Artikel Terkait Berikut Ini:

  1. Gempa dan Tsunami di Jepang 11 Maret 2011
  2. Jepang
  3. Mencari Pedang Khas Jepang: Samurai
  4. Visa on Arrival (VoA) Perbaiki Citra Indonesia di Mata Turis
  5. Cara Mendapatkan SIM di Australia

Dapatkan info keliling dunia terbaru.
Masukkan email anda:

Dikirim oleh FeedBurner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Kami menerima sumbangan artikel atau kontributor untuk web ini. Artikel-artikel yang dimuat beserta media pendukungnya adalah milik penulis masing-masing, kecuali disebutkan sumbernya.