Artikel wisata, kuliner, dan traveling guide
Bisnis Travel

Pasar Atom: Wisata Kuliner Surabaya

Pasar AtomKalau anda ke Surabaya, tidak sempurna jika anda tidak berkunjung ke Pasar Atom, salah satu tempat wisata kuliner di kota ini.

Pusat Perbelanjaan Pasar Atom Surabaya terletak dikawasan Surabaya Utara dengan luas tanah lebih dari 6 hektar. Lokasi yang dapat diakses dari empat arah jalan, yaitu: Jl. Bunguran, Waspada, Siaga dan Stasiun Kota menjadikan Pasar Atom sebuah pusat perbelanjaan yang strategis.

Pasar Atom merupakan pusat perbelanjaan dengan icon-iconnya yang khas menarik dimana para pengunjungnya tidak hanya datang untuk sekedar window shopping melainkan shopping buyer, dimana mereka datang untuk berbelanja. Tingkat kunjungan rata-rata setiap harinya adalah 20.000 sampai 30.000 orang per hari untuk weekday dan lebih dari 50.000 orang per hari untuk weekend. Hal yang menarik didalam berbelanja di Pasar Atom adalah seni tawar menawar antara pembeli dengan penjual pada saat transaksi karena mayoritas stand yang ada langsung dijaga oleh pemiliknya sendiri. Hal ini merupakan nilai tambah yang dimiliki Pasar Atom dibanding dengan pusat perbelanjaan lain di Surabaya.

Secara umum Pasar Atom terdiri dari 8 lantai bangunan dengan pembagian lantai 1 sampai dengan lantai 4 untuk pusat perbelanjaan dan lantai 5 sampai 8 untuk sarana parkir. Secara bangunan, Pasar Atom terdiri dari 5 tahap yaitu Tahap I, Tahap II, Tahap III, Tahap IV dan Tahap V yang dikembangkan lebih lanjut dengan adanya Pasar Atom Mall.

Banyaknya jumlah stand menjadikan Pasar Atom sebagai salah satu pusat perbelanjaan terlengkap. Hal ini dapat kita lihat dari jenis usaha yang sangat lengkap dan variatif. Mulai dari tekstil, emas, makanan, jajanan pasar, camilan, P&D, pakaian dewasa dan anak-anak, pakaian pesta, sepatu, pakaian dalam, penjahit, bed cover dan sprei, aksesories, mainan anak-anak dan fancy, souvenir, stationery, furniture, institusi perbankan, dan lain-laindapat ditemukan di Pusat Perbelanjaan Pasar Atom. Jika diuraikan lebih rinci adalah sebagai berikut:

* Tahap I dipenuhi oleh pedagang tekstil, sepatu, P&D, pakaian anak, stationery, tailor.
* Tahap II juga didominasi dengan jenis usaha yang hampir sama dengan tahap I, tetap tahap II mempunyai ciri khas tersendiri dimana di tahap ini dapat kita temui para penjahit yang dapat memperbaiki pakaian, sepatu dan tas. Ditambah lagi depot-depot makanan yang menjadi “jujugan” makanan khas Jawa Timur.
* Tahap III lebih didominasi oleh para pedagang bunga dan segala pernak-perniknya, tas, emas, perhiasan, pakaian, dan di tahap ini terdapat kolam renang di lantai 5.
* Tahap IV (Ruko) dipenuhi oleh pengusaha angkutan, toko mainan grosir, bank dan lain-lain.
* Tahap V lebih banyak ditempati oleh boutique dan accessories, souvenir, serta supermarket dengan luas 1000 meter.

Sementara itu pada setiap pertemuan gedung, antara tahap I dan tahap III atau lebih dikenal dengan tahap I-III diisi dengan stand promosi dan pameran. Pertemuan antara tahap II dan tahap V yang diperuntukkan toko emas, pertemuan antara tahap III-IV untuk para penjual gorengan dan kue-kue basah, serta pertemuan antara tahap III-V untuk para penjual camilan ataupun jajanan khas Jawa Timur.

Bagi anda pencinta kuliner, anda dapat mencoba berbagai macam jajanan dan makanan tradisional khas Jawa Timur, antara lain:

Bubur Madura

Pada bagian depan Pasar Atom yang menghadap Jalan Waspada, Anda dapat menemukan ibu-ibu penjual Bubur Madura. Mereka berjualan saling berdekatan dengan duduk di bangku pendek dengan barang dagangan dalam nampan beralaskan daun pisang atau diletakkan diatas meja-meja pendek. Bagi pembeli yang ingin menikmati bubur ini, tersedia 2 sampai 3 kursi plastik tanpa sandaran.

Saat pembeli memesan bubur ini, penjual akan mulai meracik campurannya. Campurannya antara lain bubur nasi putih, bubur sumsum (terbuat dari tepung beras dan santan), ketan hitam, santan kental, biji salak (terbuat dari ubi) dengan kuahnya yang kental. Rasanya asin dari bubur sumsum dan santan bercampur dengan rasa manis dari air gula merah menambah kenikmatan bubur ini. Selain itu, ada rasa kasar dari butiran bubur nasi putih dan ketan hitam saat memakannya.

Bubur Madura disajikan diatas daun pisang. Untuk mengambil makanan dibeikan daun pisang yang dilipat 2 sebagat sendoknya. Harga satu porsi bubur ini sekitar Rp 4.000,-. Cukup terjangkau untuk mengganjal perut agar tidak merasa lapar.

Jajanan Surabaya

Berlanjut ke bagian samping Pasar Atom, dekat koridor banyak penjual menjajakan aneka kue jajanan pasar tradisional dan gorengan. Kue sus rasa coklat, durian, rum, atau rogut kelihatan menggoda. Makanan khas seperti ote-ote Porong juga ada di sini. Selain itu, kue dolar yaitu kue tipis berbentuk lingkaran kecil seperti uang logam. Kue ini memiliki berbagai pilihan rasa yaitu rasa keju, rasa pisang, atau rasa coklat yang merupakan rasa yang paling diminati.

Di koridor ini, banyak pengunjung yang mampir ke kios Cakue Peneleh. Seperti namanya, kios ini menjual cakue udang sebagai makanan andalannya dan makanan lainnya seperti bakpao, roti goreng, dan kompiang. Kompiang adalah sejenis roti padat dan terasa lebih keras dari roti pada umumnya serta ada taburan wijen diatasnya. Untuk bakpao dan kompiang ada yang isinya daging babi, jadi harap tanyakan dulu kepada penjualnya sebelum membeli. Sedangkan pada bagian dalam Pasar Atum terdapat para pedagang manisan, permen-permen, atau kue kering curah.

Bila Anda menyukai bakso atau di Surabaya dikenal dengan bakwan. Tempat yang legendaris adalah Bakwan Kapasari dan Bakwan Gili. Bakwan ini telah cukup lama dikenal oleh masyarakat Surabaya. Hanya saja, menurut kabar, bakwan ini tidak halal. Jadi, harap pastikan dahulu dengan penjualnya. Untuk Bakwan Kapasari, harganya cukup mahal mulai dari Rp 4.000,- per satu bakwan atau bakso.

Tempat kuliner lainnya adalah di dalam food court pasar ini. Anda juga dapat mengunjungi food court yang ada di lantai 3. Seperti food court pada umumnya, ada banyak makanan tersedia. Beberapa bahkan merupakan makanan khas Surabaya yang sudah melegenda dan membuka cabang disini. Misalnya es krim Zangrandi atau Nasi Udang Ibu Rudy. Beberapa makanan yang dijual merupakan makanan yang sudah dikenal dan sering diliput di beberapa majalah atau televisi karena keunikan dan kenikmatannya.

Wisata Kuliner Malam hari

Pada malam hari, di kawasan ini, Anda juga dapat menemukan makanan nikmat. Walaupun hanya berupa tenda atau gerobak, pedagang-pedangang di Jalan Waspada (seberang Pasar Atom) siap menjajakan makanannya.

Kue Pancong

Kue pancong bisa Anda beli untuk cemilan di malam hari. Harganya sekitar Rp 9.000,- per porsi. Kue pancong dengan taburan keju dan coklat terasa gurih karena menggunakan bahan kelapa muda. Makanan tradisional ini sudah jarang ditemukan.

Bubur Kacang Hijau Dicampur Kelapa Muda

Ada pula bubur kacang hijau. Sebagai campurannya, Anda dapat memilih untuk dicampur dengan ketan hitam. Makanan ini mungkin sering dibuat di rumah untuk anak-anak karena kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Sebagai pelengkap rasa, penjual menambahkan potongan kelapa muda. Mungkin bisa Anda coba juga saat membuat makanan ini untuk anak-anak.
Nasi Cumi

Tenda yang selalu ramai dikunjungi di malam hari adalah nasi cumi yang baru mulai dijual pukul sebelas malam. Pembelinya rela menunggu sampai malam untuk dapat menikmatinya. Harga nasi tergantung tambahan lauk yang dipilih. Yang membuat menu ini istimewa adalah rasa gurih yang berasal dari kuah cumi yang dimasak beserta tintanya sehingga berwarna hitam. Semakin malam, semakin ramai pembeli nasi cumi di tempat ini.

Pasar Atom memang selalu ramai dikunjungi. Setelah berwisata di kota Surabaya, sempatkan membeli beberapa oleh-oleh di kawasan ini. Bahkan pada malam hari, Pasar Atum tetap menjadi salah satu kawasan wisata kuliner menarik di kota Surabaya.

LOKASI:

Lokasi Pasar Atom

Sumber: Pasaratom.com, Kumpulan.Info

Popularity: 8% [?]

Related posts:

  1. Liburan Sekolah, Saatnya Wisata Kuliner
  2. Kuliner: Sop Dengkil Wedhus Tegal
  3. Kukuruyuk Weekend Market: Wisata Belanja di Bandung Selatan
  4. Wisata Belanja di Kampung Cina Cibubur
  5. Wisata ke Ujung Kulon

Let us talk about
Name and Mail are required
Join the discuss