Jika anda berkunjung ke Kabupaten Kediri, rasanya sayang kalau tidak mencoba makanan yang satu ini, pecel Sriaji Joyoboyo. Disebut pecel Sri Aji Joyoboyo, karena warung pecel milik Sunarsih tersebut, berada disekitar areal wisata petilasan Sriaji Joyoboyo, di Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Makanan pecel, mungkin tak asing lagi bagi banyak orang, sayuran yang dipadu dengan kuah sambal yang terbuat dari kacang. Namun, ada yang berbeda dengan pecel buatan Sunarsih. Selain bumbunya yang terasa sangat tajam, rasa sambal yang sangat pedas, justru membuat pembeli ketagihan.
Dengan harga hanya 3.500 rupiah saja, pengunjung bisa menikmati satu piring pecel, di warung Sunarsih. Berbagai macam sayuran yang sudah dimasak, kemudian ditata dalam piring. Mulai kacang panjang, kangkung, kembang turi dan kecambah, lalu disiram dengan sambal kacang yang sudah dihaluskan dilengkapi dengan berbagai bumbu. Khusus sayuran, Sunarsih memang selalu hanya menggunakan, ketiga jenis sayuran tersebut Ditambah dengan kerupuk pasir. Jika pembeli suka, Sunarsih juga menyediakan tahu goreng dan bakwan, yang bisa dimakan dengan pecel. Sebagai penutup, pengunjung bisa menikmati segarnya dawet tepung beras, yang diberi kuah gula merah dan santan. Paling segar jika ditambah dengan es batu. Harga satu mangkok dawet, 2000 rupiah.
Suasana yang rindang dibawah pepohonan, sekitar 500 meter dari areal petilasan Sri Aji joyoboyo, membuat warung pecel sederhana milik Sunarsih terasa sangat nyaman. Para pengunjung, rela antre untuk mendapatkan satu piring pecel dan satu mangkok dawet. Selain rasanya yang unik, pecel yang dijual Sunarsih juga cukup murah. Uniknya lagi, setiap pembeli usai membayar makanan yang dinikmatinya dan hendak pergi, Sunarsih akan menyapa dengan kata kata, “mbenjing mriki malih nggih” (besok datang lagi ya). Tanpa perlu dijawab. Karena itu, memang kebiasaan Sunarsih, untuk mengucapkan terimakasih kepada pembeli.
Keyword:
Silakan Baca Artikel Terkait Berikut Ini:










