Pocheon: Menikmati Cita Rasa dan Seni Kota

Jumlah Pembaca Artikel ini: 20

pocheon

Kota Pocheon terletak di Propinsi Gyeonggi. Kota ini terkenal akan tiga hal, yaitu Danau Cheonju, Idong Galbi, dan Makgeolli.

Makgeolli atau takju adalah minuman beralkohol tradisional asal Korea. Minuman ini dibuat dari beras yang dikukus dan difermentasi. Warnanya putih keruh dan masih mengandung ampas beras karena minuman ini tidak disaring. Kadar alkohol berkisar 6–8% alkohol berdasarkan volume.[1] Minuman tradisional ini populer di kalangan petani, sehingga disebut nongju yang berarti arak petani.

Idong GalbiIdong GalbiMakgeolliMakgeolli

Sejak tahun 1960an, Tebing Cheonju di Kota Pocheon dipenuhi oleh debu dari mesin-mesin berat dan suara ledakan tambang batu granit. Tambang ini awalnya dibangun untuk menambah pendapatan asing. Tetapi setelah digunakan selama 30 tahun, batu granit berkualitas tinggi tidak dapat lagi digali dari sini. Akhirnya produksi ditutup dan tambang ditinggalkan begitu saja di tahun 1990an. Untung, berkat bantuan warga Pocheon gua bekas tambang ini dibangun kembali menjadi karya seni indah, “Pocheon Art Valley“ atau Lembah Kesenian Pocheon yang dibuka pada tahun 2008. Bekas galian di tebing Cheonju dijadikan sebuah panggung orkestra dan air jernih yang mengalir dari tebing tersebut menggenang dan membentuk Danau Cheonju. Kota Pocheon bekerja sama dengan Departemen Kebudayaan menarik bisnis untuk melanjutkan proyek ini hingga tahun 2011.

Pocheon Art ValleyPocheon Art Valley

Sementara itu, di jalan raya nasional No. 47 yang menghubungkan Idong-myeon dengan Ildong-myeon terdapat sekitar 100 restoran “Idong Galbi” atau “Iga Sapi Idong.” Salah satu dari restoran tersebut adalah restoran milik Nenek Kim Mija yang merupakan restoran galbi pertama di Idong. Dengan resep rahasia yang ia gunakan selama 40 tahun, restoran Nenek Kim Mija menjadi restoran galbi terbaik di Idong. Nenek Kim bahkan tidak membagi resep rahasia tersebut kepada putri dan menantunya. Nenek Kim membuat sendiri bumbu yang ia gunakan untuk memanggang daging iga sapi, termasuk kecap yang iya buat sendiri. Karena itu banyak orang dari berbagai kota rela datang kemari agar dapat mencicipi cita rasa galbi yang asli dari Idong.

Galeri Sansawon adalah tempat ketiga yang terkenal di Pocheon. Galeri ini adalah galeri minuman alkohol tradisional Korea. Di galeri ini para pengunjung dapat mencicipi alkohol yang dibuat dengan cara tradisional, serta mempelajari cara membuat minuman tersebut. Dari program-program di galeri ini, kita dapat mempelajari budaya minuman tradisional Korea yang sudah tercipta sejak lama. Sekitar 500 tong berisi minuman alkohol berjejer di halaman Sansawon diiringi suara lonceng yang tertiup angin. Salah satu minuman alkohol tradisional Korea adalah Makgeolli yang terbuat dari beras. Setiap desa seperti Idong, Ildong, Naecheon dan Pocheon memiliki makgeolli khas mereka sendiri. Makgeolli dari Pocheon terkenal karena air jernih yang digunakan untuk membuat makgeolli tersebut. Sama seperti arti dari nama Pocheon, “termasuk sungai,“ air di Kota Pocheon memang jernih.

Sumber: KBS World Radio, korea.net, worknplayconsulting, Wikipedia

Keyword:

Silakan Baca Artikel Terkait Berikut Ini:

  1. Museum Kota Makassar
  2. Museum Seni Adachi
  3. Ayutthaya, Kota Kuil Yang Cantik
  4. Menikmati Masakan Kanton ala Hong Kong di Jakarta
  5. Rumah Musik Tradisional Korea Nangye

Dapatkan info keliling dunia terbaru.
Masukkan email anda:

Dikirim oleh FeedBurner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Kami menerima sumbangan artikel atau kontributor untuk web ini. Artikel-artikel yang dimuat beserta media pendukungnya adalah milik penulis masing-masing, kecuali disebutkan sumbernya.