Pramugari Air New Zealand Telanjang

Jumlah Pembaca Artikel ini: 178

Apakah anda pernah melihat pramugari telanjang di pesawat? Wah, mungkin dalam pikiran anda, ini porno ya? Tidak, ini memang ada. Kalau anda pernah naik pesawat Air New Zealand, mungkin anda akan menemukan adegan ini.

Sebelum pesawat lepas landas, para penumpang biasanya disuguhi pertunjukan yang penting namun membosankan: peragaan prosedur keselamatan dari awak kabin.

Namun, maskapai Air New Zealand dari Selandia Baru kini menemukan cara unik untuk membuat prosedur keselamatan menjadi peragaan yang menarik untuk ditonton: semua pemerannya tidak memakai baju.

Agar tontonan lewat layar video itu tidak menjadi film porno, tubuh pemeran dicat menyerupai seragam pramugari, pramugara dan pilot Air New Zealand. Dengan demikian, tayangan itu membuat para penumpang penasaran yang otomatis membuat mereka menyimak prosedur mengenakan sabuk pengaman dan memakai masker saat tekanan udara di dalam kabin pesawat berkurang.

Tayangan yang diperankan pemeran yang cantik, sintal dan ganteng itu ternyata mendapat sambutan besar.

Menariknya, para pemeran ternyata bukan aktor atau model profesional, melainkan staf Air New Zealand.

Itu merupakan pelayanan baru di pesawat yang dapat menarik pelanggan. Menurut pihak Air New Zealand, “what you see, is what you pay”.

Silakan Baca Artikel Terkait Berikut Ini:

  1. Sistem Tiket Pesawat Elektronik (e-Tiket)
  2. Tips Melakukan Perjalanan ke Luar Kota dengan Mobil Kendaraan Umum
  3. Bisnis Tiket Pesawat
  4. Waspada Penipuan Tiket Pesawat Elektronik

Dapatkan info keliling dunia terbaru.
Masukkan email anda:

Dikirim oleh FeedBurner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Kami menerima sumbangan artikel atau kontributor untuk web ini. Artikel-artikel yang dimuat beserta media pendukungnya adalah milik penulis masing-masing, kecuali disebutkan sumbernya.